Fractal : Mandelbrot Set di Ultra Fractal

Saya coba Ultra Fractal versi 5.02, yang trial version. Tertarik mencoba penggunaan software ini karena image fraktalnya bagus-bagus (saya pernah lihat hasil imaging yang asli, yang trial version di image filenya sengaja dikasih banyak kendala/cacat dari pabriknya). Selain itu setelah saya coba penggunaan software ini sederhana dan mudah, lebih terasa seperti menggunakan software photo editing ketimbang software matematik atau image processing. Namun dengan banyaknya formula fractal dan juga opsi parameter yang disuguhkan software ini bisa memberikan pengalaman imaging yang cukup lumayan. Tidak terlalu membutuhkan keahlian matematik atau programming khusus untuk bisa menghasilkan image fractal yang sangat berkualitas, artistik, dan dengan ekspresi digital yang sangat mengesankan. Dari hasil search saya temukan website Sven Geier, misalnya, ia memberikan beberapa galeri fractal images yang very beautiful yang digenerate melalui software ini.

Ini bukan promosi lho. Gak ada untungnya buat saya. Ini hanya studi percontohan saja, dan studi banding. Dan supaya kalau ada yang mau beli tidak menyesal di kemudian. Syukur-syukur kalau ada yang mau membelikan software ini buat saya🙂, maka saya akan senang bisa mendapatkannya.

Untuk bisa mendapatkan Ultra Fractal 5.02 trial version, klik di sini. Terdapat 2 pilihan, yaitu standard edition dan animation edition. Untuk percobaan kali ini saya coba yang standar edition.

Pada saat pertama kali Ultra Fractal dijalankan, default fractal image yang ditampilkan adalah Mandelbrot Set. Sebenarnya kalau di buka file > New > Fractal dan diklik dua kali pada bagian Standard.ufm terdapat beberapa pilihan formula fractal yang dihidangkan. Untuk percobaan kali ini saya pilih defaultnya, yaitu Mandelbrot Set.

Di bagian kanan screen terdapat Tool Windows yang berisi Layer Properties di bagian atas, Fractal Properties di bagian tengah, dan Fractal Mode di bagian paling bawah. Untuk mengubah parameter formula, klik pada pada tab Formula di bagian Layer Properties. Opsi yang ada, yang saya pilih, ialah Drawing Method=Multi-Pass Linear, Periodicity Checking=Normal, Additional Precision=0, dan Maximum Iterations=100, dst. Parameter khusus untuk formula ini saya pilih Starting point Re=0 dan Im=0, Power Re=2 dan Im=0, serta Bailout Value=128. Sebenarnya ini adalah opsi-opsi basic karena masih banyak lagi opsi-opsi lain.

Langkah inti selanjutnya adalah meng-apply coloring algorithm, klik Outside di bagian layer Properties, dan pilih jenis Transfer Function yang diinginkan. Dalam kasus ini saya coba dengan Log. Dst.

Setelah selesai ber-experimen, langkah selanjutnya adalah File > Save Parameters (text-only Parameter File) atau pun Export ke bentuk file lainnya. Hasilnya untuk percobaan kali ini adalah :

Tulisan ‘evaluation copy’ pada image di atas menandakan bahwa software ini adalah trial version.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s